Emiten Batu Bara Guyur Dividen Jumbo, Investor Panen Cuan

Sejumlah emiten batu bara kembali memanjakan pemegang saham dengan pembagian dividen interim bernilai besar. Tren kenaikan laba sepanjang tahun serta strategi korporasi yang agresif menjadi pendorong utama pesta dividen yang dinanti investor pencari yield tinggi.

Baramulti Suksessarana (BSSR) kembali menyalurkan dividen interim senilai US$20 juta, setara dengan Rp127,41 per saham. Keputusan ini telah disetujui direksi dan dewan komisaris untuk tahun buku 2025, dengan total 2,61 miliar saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 2 Januari 2026, sementara pembayaran akan dilakukan pada 15 Januari 2026. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, BSSR mencatat laba bersih US$61,5 juta dengan saldo laba ditahan sebesar US$229,3 juta.

BSSR dikenal konsisten membagikan dividen interim. Tahun buku 2024 saja, perusahaan ini menyalurkan dua kali dividen interim senilai total US$55 juta. Untuk 2025, pembagian kali ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya pada November BSSR sudah menyalurkan US$35 juta.

Sementara itu, Adaro Energy Indonesia (ADRO), emiten yang terafiliasi dengan Garibaldi “Boy” Thohir, mengumumkan dividen interim sebesar US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun. Corporate Secretary ADRO, Maharani Cindy Opssedha, menyebut keputusan ini telah mendapat persetujuan dewan komisaris pada 17 Desember 2025. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam DPS per 2 Januari 2026. Secara historis, ADRO rutin membagikan dividen sejak 2008, dengan nilai terbesar mencapai US$1 miliar pada 2022.

Tak ketinggalan, Adaro Andalan Indonesia (AADI) juga mengguyur pemegang saham dengan dividen interim senilai Rp4,18 triliun atau Rp538,08 per saham. Cum date di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 17 November 2025, dengan pembayaran dilakukan melalui KSEI. Dividen ini diambil dari laba bersih sembilan bulan pertama 2025, berdasarkan keputusan direksi dan komisaris pada 7 November 2025.

Catatan

Pembagian dividen jumbo dari BSSR, ADRO, dan AADI menegaskan posisi emiten batu bara sebagai penyumbang cuan besar bagi investor. Meski begitu, keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing pemegang saham.